Balon Udara diluncurkan

Berawal dari kebosanan dengerin lagu.

Ya..?! Boleh dong bosen. Sesuatu yang di lakukan terlalu sering dan banyak, seringkali menimbulkan kebosanan. Ada titik jenuh katanya.

Saya menamainya karena mindset udah berubah. Tak lagi seperti dulu yang seringnya main musik. Ketika denger musik bagus dan tertarik, langsung cari chord nya. Profilnya juga. Bahkan sampai aksi panggungnya.

Sekarang, cukuplah saya tau siapa yang nyanyi. Atau lagunya siapa nih. Lalu memasukkannya ke playlist lagu favorit. Biar nanti bisa di puter lagi. Seringnya gitu. Karena sudah terlalu sibuk cari alasan untuk mengulik terlalu dalam.

Pernah coba main gitar sebentar di rumah, ternyata itu sudah terlalu berisik kawan…! Anak-anak dengan sigap nya menghampiri lalu bikin rusuh. Menyenangkan. Hingga fokus ini segera teralihkan. Bermain lagi bersama mereka.

Dan karena bosen itulah, tiap kali dengerin musik, jatuhnya malah ngantuk. Gak di mobil atau motor, tetap saja ngantuk. Sadar, kalau itu berbahaya.

Tapi, kalau selama di jalan hanya berkendara saja, apa gak sayang itu waktu 30 menit sampe 45 menit kalau macet. Pikiran bisa lari kemana-mana. Dan akhirnya banyak pikiran yang aslinya belum perlu untuk di pikirkan. Pernah gak sih kalian seperti itu ? overthinking.

Mulailah saya cari alternatif lain. Ngantuk, mungkin karena genre saya berubah. Coba juga akhirnya macam folk, indie, country, sampe dangdut koplo. Ternyata bukan selera saya.

Hingga akhirnya di portal spotify ada podcast. Lalu ada stand up spesial nya Pandji. Saya coba dengar. Eh, lha kok saya menikmatinya. Gak kepikiran sama ngantuk.

Berlanjut coba podcast lainnya. Minimal yang di susgest lah. Ada yang bahas tentang pendidikan, dunia usaha, self development, isu politik, hingga bercandaan macam stand up tadi. Nah, semua itu bahasan yang saya suka. Dan ternyata menyenangkan juga.

Lalu tiba-tiba kepikiran bikin podcast sendiri. Ide ini terlontarkan begitu saja ketika ketemuan sama yang biasa saya sebut teman satu frekuensi. Mereka menyambut baik. Sepertinya mereka tau kalau itu juga bisa berdampak baik buat saya juga.

Dengan begitu, paling tidak saya akan melakukan menimal riset kecil-kecilan dulu lah sebelum merekam suara saya. Kata lainnya adalah BELAJAR. Kadang saya berpikir, mereka itu kurang ajar. Suka memainkan perasaan, psikologis, dan logika dalam tiap diskusi yang terjadi.

Membaca lebih banyak. Menulis lebih sering. Membicarakan nya kembali lewat podcast.

Sudah sekitar tiga minggu berlalu sejak pertemuan itu. Dan sejak itu pula saya coba-coba bikin podcast. Trial dan error. Banyakan error nya. Tapi ya itu memang tujuannya. BELAJAR. Kurang ajar sih memang.

yang gagal adalah yang gak pernah nyoba

terispirasi dari dialog film 3 Hari untuk Selamanya

Dengan mengucap Bismillah.

Sekitar satu jam yang lalu, episode pertama podcast saya yang di kasih nama BALON UDARA resmi di luncurkan !!!

Horeeeee….!!!

Kenapa dengan “Balon Udara” ? yah, coba deh dengerin di situ ada gambaran jawabannya kayak gimana. He He He

Harapannya adalah tetap konsisten berbagi konten yang bermanfaat dan berkembang jadi lebih baik. Meski saya juga gak baik-baik amat. Sering khilafnya. Banyak yang di sengaja.

Jumpa lagi di cerita selanjutnya. See ya…!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *