Marketing

Beberapa Sore ini tiba-tiba pengen rasanya sms sahabat saya yang jauh disana…
Buka hape, cari kontak dan mulailah saya mengetik kalimat ini…

Bro… kayake marketing bukan passionku deh….”

Beberapa saat kemudian ada sms balasan masuk…
“Okey bro ntar kita ngobrol…ngobrol…. memang marketing itu pekerjaan mental bro…….”
Aku membaca balasan itu dan mulai menyadari lalu mencoba mengetik kembali…
“Iya… mgkn mentalku yg cemen… hehehe….”
Sahabatku ini membalasnya lagi…

“Bukan gitu maksudnya bro…. marketing itu pekerjaan yg membentuk mental kita yg baru apapun hasilnya….kita akan strees.. tertekan…terpojok…down…panas hati… tp marketing bukan perihal menang melainkan upaya bertahan….”

Dan saya pun tidak mau kalah…
“Maksutmu aku kudu bertahan meski kondisinya sangat sulit bagiku buat eksplore kemampuan diri ini bro… ?”
Dengan beberapa kali sms, diapun akhirnya sedikit menjelaskan…
“Bro bukan begitu maksudnya bertahan….. apapun pekerjaannya adalah marketing….. awakmu kan sudah mempelajari bgmn menjadi marketing meski beberapa bulan…. pertahankan mental itu meski pindah di tempat kerja yg lain…. menjadikan mental tersebut menjadi semakin terlatih…. siapapun yg baru masuk marketing adalah tanah liat yg butuh proses untuk dibentuk menjadi kramik…. pertahankan semangat menjualnya maka ditempat kerja manapun awakmu………”

“Bisa mengeksplore kemampuanmu secara maksmal…. penulis juga seorang penjual… penyanyi juga seorang yg menjual… bahkan koki terhebat pun adalah seorang menjual karena mereka fokus untuk bertahan agar tetap eksis berupaya…… everyone is marketer…… everyjob or everywhere……

Saya baca sms sahabat saya terakhir ini dan mulai menyadari, dasar dari semua pekerjaan adalah marketing… menjual… berdagang… semua hal ujung2nya harus dijual.. dimarketingkan agar banyak orang tau dan tertarik dengan apa yang kita tawarkan
Saya harus lebih memahami diri saya sendiri, apa passion saya, kegemaran saya dan mulai meyelaminya… lebih dalam… lebih lebih dalam lagi… dan mulai menjualnya… i’ve got something here…!
Dan inilah sms balasan dari saya…
“It mean a lot to me… thanks bro…”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *