Mesin Cuci, Kantor di Garasi, Bukber [#21]

Liburan hari Minggu kali ini adalah target saya dalam menyelesaikan tantangan mesin cuci. Pagi-pagi buta sepulang dari Masjid setelah sholat subuh, langsung saya ambil beberapa perkakas yang di perlukan, mengambil sparepart yang saya pinjam kemarin dari Gudang, lalu duduk memulai proses perakitan.

Kedua selang sudah tersambung. Sekarang tinggal mengalirkan air lewat keran. Kalau tidak bocor berarti berhasil, kalau masih bocor maka harus di rakit dan di sesuaikan ulang. Beberapa kali uji coba masih saja bocor yang artinya gagal. Hingga pening kepala ini. Sampai uji coba kesekian kali baru tidak bocor. Aslinya sih bocor sedikit hanya berupa tetesan, tapi sudah lumayan lah.

Saya mulai coba mengoperasikan mesin cuci itu dengan memasukkan beberapa pakaian kotor untuk di uji coba. Sekalian saya dan istri memberi pelatihan untuk Ibu Penjaga agar bisa mengoperasikan sendiri. Dan Alhamdulillah lancar. Sambungan selang juga tidak ada kendala berarti. Akhirnya bisa tidur sejenak pagi ini.

Menjelang siang, saya keluar sebentar untuk bertemu dengan┬áseorang kawan yang sudah membuat janji beberapa hari sebelumnya. Saya sempat kaget ketika dia mengajak saya ke “kantor”nya tempat dia menjalankan bisnisnya untuk mengajari saya beberapa teknik pembuatan website. Keren. Kantor itu dibuat di garasi rumahnya. Saya jadi ingat beberapa orang yang saat ini sukses dan terkenal memulai usahanya dari sebuah garasi. Mungkin kawan saya ini ingin juga meniru itu atau mungkin juga lahan yang tersedia hanya ada di garasi ini. Saya tidak bertanya mengenai hal itu, tapi yang pasti hal ini menginspirasi saya untuk bisa membuat kantor pribadi untuk menjalankan usaha. Tidak harus di garasi pastinya.

IMG_20160701_014807

Tidak lama saya di rumah kawan saya itu. Tidak sampai 3 jam. Ketika pulang, mampir sebentar untuk beli rujak manis dan es degan titipan istri yang tengah tidak berpuasa. Sampai di rumah, saya harus menahan aroma segar buah-buahan segar dan bumbu kacang yang menggoda. Dua makhluk imut itu sedang menyantap dengan lahap nya.

Sore nya kami bersiap untuk undangan Buka Bersama dengan semuanya yang di traktir Pakde nya Kanya, Pakde Heri di tempat makan ala Jepang. Alhamdulillah, di tengah suasana hujan gerimis.

Liburan kali ini patut di syukuri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *