Simpan Saja, Mungkin Nanti

Saya sedang duduk sendiri melewati waktu yang terbuang percuma, dan mulai merindu. Entah kenapa tiba-tiba saja rasa itu menderu, dan lucunya saya tidak tahu rasa itu ditujukan kepada siapa. Saya ingin tertawa, tapi hanya tersenyum tipis mendesir. Tersadar bahwa apa yang terjadi hanyalah salah satu di antara banyaknya kelakuan percuma dan sia-sia saja.

Mungkin masih belum menemukan orang yang tepat untuk di rindukan. Mungkin. Ya, mungkin saja.

Karena rindu saya ini hanya khusus untuk orang yang tepat, jadi baiknya saya simpan saja baik-baik hingga nantinya akan saya berikan kepada orang yang tepat. Sekilas terbesit siapa saja orang-orang yang tepat itu, cepat-cepat aku sanggah. Bisa saja orang yang tepat tapi waktu ini serasa kurang tepat.

Baiklah, waktu yang akan menjawab dan saya akan menemui nya dan merasakan rindu ini lebih indah tepat pada saatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *