Teman Satu Frekuensi

Saya selalu iri, lebih tepatnya cemburu pada orang yang sudah tau apa yang dia sukai dan inginkan. Membayangkan, betapa mereka sangatlah beruntung.

Kita memang hanya di pertemukan dengan apa-apa yang kita cari

Buya Hamka

Sepertinya saya harus meng-amini quote di atas. Mungkin saya aja yang belum serius buat MENCARI. Oke, lanjut !

Lucunya, rasa itu ditujukan pada orang-orang yang ada pada lingkaran pertemanan saya. Mereka sedang berproses untuk jadi ahli di bidangnya. Mereka sudah tau mau melakukan apa dan selanjutnya ngapain. Mereka tau bagaimana cara untuk melakukannya.

Mereka biasa saya sebut, “Teman Satu Frekuensi”

Dan saya menjadi orang yang “Terpaksa” mendapat hal-hal baru karena obrolan aneh yang selalu terjadi. Membuat saya mikir setelah nya lalu ingin berbuat sesuatu. Rasanya pusing di awal. Latihan pikiran / otak. Bukankah ini yang disebut “belajar” ?

Mc D Kayutangan – 22 Juni 2019 – 1.41 am

Kalau di pikir balik, bertemu kembali dengan mereka adalah dari hasil seleksi alam. Ya, saya sebut itu karena biasanya ketika kita mulai umur 25 tahun, lingkaran pertemanan kita makin lama makin menyusut. Banyak yang datang lalu pergi bahkan menghilang, silih berganti.

Kita akan berusaha mencari orang-orang yang tepat saja. Dan ketika menemukannya, kita gak akan tertarik lagi sama yang lain. Kasarannya gitu lah.

Coba cek artikel ini https://tirto.id/makin-tua-teman-makin-sedikit-kamu-tak-sendirian-dmZD yang juga membahas tentang pertemanan yang kian sedikit.

Saya mengumpamakan orang yang tepat adalah ketika kita bisa satu frekuensi dalam berkomunikasi. Bisa mendapat manfaat dalam tiap diskusi. Ide yang jadi berkembang ketika di lontarkan. Bisa saling mengkritik tanpa menjatuhkan. Lalu membuka hamparan pemikiran dan kesempatan baru. Hingga menghormati ketika tidak ada kesepakatan.

Kau tau kawan. Beruntung bisa bersama orang-orang seperti itu.

Pertemuan terakhir yang berlangsung sampe pagi. Pindah tempat dua kali karena waktunya tutup. Membuat saya ingin mencoba hal yang baru. Berbagi. Banyak hal yang ada di kepala yang perlu di salurkan ke jalur yang benar. Berbagi sesuatu yang baik.

One thought on “Teman Satu Frekuensi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *